Masyarakat pengguna minyak tanah (mitan) nampaknya mulai kesal dengan kondisi yang terjadi dalam dua pekan terakhir ini. Kesulitan yang dirasakan warga untuk mendapatkan mitan hingga sekarang belum juga berakhir, meski pemerintah selalu menyatakan tidak ada pengurangan pasokan. Terdorong oleh kondisi tersebut, sejumlah warga mengadukan permasalahan ini ke Yayasan Lembaga Bantuan Konsumen (YLBK) Majalengka. Selain meminta pemerintah proaktif untuk mengatasi permasalahan yang muncul, warga juga meminta adanya penambahan pasokan. Warga yang mengadu ke YLBK di antaranya Ny Aminah. Ia mengatakan, sejak dua minggu terakhir ini pengeluarannya mengalami peningkatan. Hal itu tidak lain karena adanya kenaikan harga mitan yang disebabkan kurang tersedianya barang. “Siapa yang tidak kesal, sudah pengeluaran bertambah masih harus antre lagi,” rungut Aminah dengan muka masam saat mengadukan masalah ini kepada YLBK, kemarin (8/1).
Keluhan serupa juga disuaran warga lainnya. Mereka meminta YLBK mendesak pemerintah segera menuntaskan krisis mitan dengan melakukan penambahan pasokan. “Kami minta pemerintah bisa menuntaskan masalah minyak. Sampai kapan kami harus antre demi 2 liter minyak. Jangan diabaikan masyakarat kecil seperti kami ini,” timpal Rohidin, warga lainnya.
Menanggapi pengaduan warga, Sekretaris YLBK Majalengka, Editya mengatakan, kelangkaan mitan yang sudah terjadi berminggu-minggu menunjukkan ketidakseriusan pemerintah dalam penyediaan stok BBM untuk rakyat. Padahal, mitan merupakan barang yang sangat penting bagi masyarakat dan pengawasannya harus selalu dilakukan dalam pendistribusiannya.
Menurut Editya, asumsi yang beredar dan dianggap menjadi penyebab kelangkaan mitan di antaranya terjadi penimbunan dan pendistribusian yang terhambat, karena bencana alam. “Asumsi lainnya yang berkembang di masyarakat, kelangkaan mitan diduga merupakan bagian dari permainan yang dilakukan pemerintah untuk memuluskan program konversi dari mitan ke gas elpiji,” jelasnya.
Kendati begitu, lanjut dia, pihaknya akan meminta dan mendesak pemerintah melakukan penambahan pasokan mitan. “Kami meminta pemerintah dapat secepatnya mengatasi kelangkaan mitan ini dengan melakukan penambahan pasokan,” tegasnya. (radar Cirebon) ![]()